Tampilkan postingan dengan label nyanyian jiwa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label nyanyian jiwa. Tampilkan semua postingan
Senin, 25 April 2011
Sabtu, 16 April 2011
lelahku dan pasrahku TUHAN...engkau yg maha mengetahui semuanya
Lelah,letih yg aku rasakan..,sunyi dan hambar dlm hdp ni..Di saat otaku mulai berfkr n trus berfkr tentang mimpi mimpiku,berfkr tntang tjuan ini..,perih,hanya perih yg aku dpatkan..Smpai suatu saat semu pun mulai brdatangn pdaku,ia hnggap dan mengusik hari2ku..Entahlah,aku sndri gak pernah ngerti apa dibalik smwa ini..Hanya butiran2 kecil dan pecahan logam yg brntakan dlam mimpiku..Aku ingn brlari jwuh..Brlari dan terus berlari hngga pecahan logam dan butiran kecil dalm mimpi ku it gak nampak dlam hidpku ,gak terlihat di mataku...Aku cpaek dngn smwa ni,aku lelah tuhan,jika aku brjalan smentara sayap2 aku tlah patah. . .Aku juga ingn di pndang aku bsa terbang kembali. . .Seolah radjawali yg bebas mencapai smw tjuanya,.Knpa tuhan,apa arti smwa ini,apkah ada hal yg tlah kau smbunyikan dlam hdp aku?Knpa aku gak pernah bsa tw itu.Pdahal aku dah berusah mencoba smuanya.Apapun itu,
tuhan engkw lah sang maha tau,engkau lah sang bijaksana dlam mengambil keputusan..Jikala engkau bener menentukan smua misi ku dlam hdup ni,aku pasrah tuhan.Aku tlah pasrah,karna aku..Aku bukan apa2 di matamu tuhanku..Krna aku hanyalah i hal yg kecil dlm kenggamanmu..Engkwlah dngn kesmpurnaan di dlm mataku..Yg maha segalanya...
tuhan engkw lah sang maha tau,engkau lah sang bijaksana dlam mengambil keputusan..Jikala engkau bener menentukan smua misi ku dlam hdup ni,aku pasrah tuhan.Aku tlah pasrah,karna aku..Aku bukan apa2 di matamu tuhanku..Krna aku hanyalah i hal yg kecil dlm kenggamanmu..Engkwlah dngn kesmpurnaan di dlm mataku..Yg maha segalanya...
Minggu, 10 April 2011
dalam jiwa
di dalam jiwaku tersimpul berjuta bayang
yang ingin sekali
terurai menjadi pijar pijar cinta yang suci menjadi lentera lentera malam
yang tenang
menjadi butiran mutiara yang
bersinar
menjadi eter yang melingkupi
semesta dengan penuh cinta tulus
terjaga
di dalam jiwaku terukir
beribu kalam ilahi
menjadi syair syair rabbani menjadi syiar syiar damai
yang ingin sekali
terurai menjadi pijar pijar cinta yang suci menjadi lentera lentera malam
yang tenang
menjadi butiran mutiara yang
bersinar
menjadi eter yang melingkupi
semesta dengan penuh cinta tulus
terjaga
di dalam jiwaku terukir
beribu kalam ilahi
menjadi syair syair rabbani menjadi syiar syiar damai
torehan jiwa yg sepi mendambkan asa
Saat malam mulai larut Suasanapun semakin senyap Aku terbujur dalam
kekakuan Karena hati terpasung dalam
kesepian
Kesedihan dengan kesendirian Seakan menggugurkan sejuta
harapan Sepinya malam berlalu sudah Pagi datang mengawali hari
baru Aku terbangun dari
panjangnya malam Perlahan aku bergerak, Berdiri dan kubuka jendela Tersiratlah cahaya mentari
pagi Menyinari …… Menghempaskan semua
khayalan kepahitan Memang, Aku harus tetap
tegar berdiri Songsong hari yang baru Sambut dengan sesuatu yang
indah Wujudkan misteri cita dan
cinta
bersama aku..aku yg mendambamu slamaya..
kekakuan Karena hati terpasung dalam
kesepian
Kesedihan dengan kesendirian Seakan menggugurkan sejuta
harapan Sepinya malam berlalu sudah Pagi datang mengawali hari
baru Aku terbangun dari
panjangnya malam Perlahan aku bergerak, Berdiri dan kubuka jendela Tersiratlah cahaya mentari
pagi Menyinari …… Menghempaskan semua
khayalan kepahitan Memang, Aku harus tetap
tegar berdiri Songsong hari yang baru Sambut dengan sesuatu yang
indah Wujudkan misteri cita dan
cinta
bersama aku..aku yg mendambamu slamaya..
Sabtu, 09 April 2011
setapak langkahku,sejalan tanyaku"aku"
wahai…lankahku mengapa engkau begitu asing
bagiku, hingga kubertanya sampai kapan semua ini berakhir ?Smpai kapan. . !Apakah gak perna ada jwban,.!
Knpa semua bembisu dalam kepedihan ini,knpa smw tercngang dlam ketidak pstian ini. . ?Akankah .,"..?.."
tiada rasa yang dapat memberiku asa yg slama ni jwb au,dapatkah kau datang menghapiri
ketika rindu ini terasa begitu membiru,ktika rasa perih ini menyatu dlam jiwa ku. . .
memberikan rasa dalam relung hati
mengusir semua kesepian dalam diri, sungguh…datangmu kan slalu kutunggu
walau asa semakin tak menentu
hingga habis semua jiwa dalam ragaku
tetap kau slalu kutunggu …dan akan slaku aku tunggu. merekahlah bunga dalam keharuman semerbak
setelah hujan membasahi kegersangan hati ini
mengisi kehangatan dalam kedinginan hati yang membeku
bersama datangnya fajar yang memberikan harapan,harapan yg baru, begitulah…kini kau datang menghampiri,
membawa semua cinta yang selama ini selalu aku tunggu
membuat hati,jiwa dan hariku
menjadi berarti kembali
kusambut dirimu dengan segenap cintaku
terimakasih wahai engkw cinta,makasìh ..
marilah melangkah kan sejenak kaki kita bersama
kau bersamaku ….Kau menemaniku... menuju hari yang telah dijanjikaNya,hari yg tlah pasti..
bagiku, hingga kubertanya sampai kapan semua ini berakhir ?Smpai kapan. . !Apakah gak perna ada jwban,.!
Knpa semua bembisu dalam kepedihan ini,knpa smw tercngang dlam ketidak pstian ini. . ?Akankah .,"..?.."
tiada rasa yang dapat memberiku asa yg slama ni jwb au,dapatkah kau datang menghapiri
ketika rindu ini terasa begitu membiru,ktika rasa perih ini menyatu dlam jiwa ku. . .
memberikan rasa dalam relung hati
mengusir semua kesepian dalam diri, sungguh…datangmu kan slalu kutunggu
walau asa semakin tak menentu
hingga habis semua jiwa dalam ragaku
tetap kau slalu kutunggu …dan akan slaku aku tunggu. merekahlah bunga dalam keharuman semerbak
setelah hujan membasahi kegersangan hati ini
mengisi kehangatan dalam kedinginan hati yang membeku
bersama datangnya fajar yang memberikan harapan,harapan yg baru, begitulah…kini kau datang menghampiri,
membawa semua cinta yang selama ini selalu aku tunggu
membuat hati,jiwa dan hariku
menjadi berarti kembali
kusambut dirimu dengan segenap cintaku
terimakasih wahai engkw cinta,makasìh ..
marilah melangkah kan sejenak kaki kita bersama
kau bersamaku ….Kau menemaniku... menuju hari yang telah dijanjikaNya,hari yg tlah pasti..
Maafkan aku ibu...engkw adlah sang surya penerang hdupku.. "Ankmu"
Ibu,sungguh besar pengorbananmu,pengorbanan yg Engkau berikan
kpda ku,tak satu pun langkah mu yg tak berarti di dalam hidupku,
kau keluarkan semua tenaga mu untuk melahirkan ku agar aku bisa meliahat dunia ku,aku sunggu bngga padamu duhai engkau ibu ,meski semua yg terbaik telah aku berikan padamu
, itu semua tak akan bisa menggantikan semua secoret kata ini, kutuliskan
betapa besar pengorbanan mu untuk anak mu
kini, sungguh aku bisa memahami,
betapa berartinya diri'mu di hidupku ,mampukah aku membalas semua pengorbanan mu ? Duhai ibu,
hanya menghormati dan memberi yg terbaik untukmu ,
meski tak besar,walaupun tak sebanding, aku dan aku terus berusaha untuk bisa membuat dirimu tersenyum dan akan slalu trsenyum melihat anakmu... IBU terimakasih, kasih dan pengorbananmu akan terus aku ingat sepanjang masa...Maafkan aku ibu..Krna hanya ini yg bsa aku buat untuk mencoretkan pena hatiku ini atas segala kerinduanku,kerinduan pada belain kasih sayangmu it,krna engkau ibu aku tlah ada dsni,dan hanya krnamu ibu,di akhr kehdpn aku ni jdi lebh brmakna dan berarti. . .I lov u so much my mother,u are the special for my heart and u are the best my boosem friend..Mother,i miss u
kpda ku,tak satu pun langkah mu yg tak berarti di dalam hidupku,
kau keluarkan semua tenaga mu untuk melahirkan ku agar aku bisa meliahat dunia ku,aku sunggu bngga padamu duhai engkau ibu ,meski semua yg terbaik telah aku berikan padamu
, itu semua tak akan bisa menggantikan semua secoret kata ini, kutuliskan
betapa besar pengorbanan mu untuk anak mu
kini, sungguh aku bisa memahami,
betapa berartinya diri'mu di hidupku ,mampukah aku membalas semua pengorbanan mu ? Duhai ibu,
hanya menghormati dan memberi yg terbaik untukmu ,
meski tak besar,walaupun tak sebanding, aku dan aku terus berusaha untuk bisa membuat dirimu tersenyum dan akan slalu trsenyum melihat anakmu... IBU terimakasih, kasih dan pengorbananmu akan terus aku ingat sepanjang masa...Maafkan aku ibu..Krna hanya ini yg bsa aku buat untuk mencoretkan pena hatiku ini atas segala kerinduanku,kerinduan pada belain kasih sayangmu it,krna engkau ibu aku tlah ada dsni,dan hanya krnamu ibu,di akhr kehdpn aku ni jdi lebh brmakna dan berarti. . .I lov u so much my mother,u are the special for my heart and u are the best my boosem friend..Mother,i miss u
yang terlwatkan wahai sahbt trbaek aku
Ribuan jalan telah kita lewati
Berbagai rintangan telah kita lalui
Penuh wewangian bunga maupun bertabur duri
Penuh suka maupun duka di hati Semua bukanlah sekedar kenangn
Semua bukanlah sekedar renungan
Saat kita dalam kebersamaan
Dalam suka maupun pengorbanan Namun, kita tlah tahu
Kita tak selamanya bersatu
Menempuh jalan hidup yang bertabur debu
Bertabur dedaunan yang tak pernah tersapu Saat berpisah harus menyapa
Ku tak ingin kau teteskan air mata
Ku tak ingin kau berduka
Karena hati kita kan tetap bersama Sahabatku tercinta!!
Inilah hidup
Kadang kita membuka
Suatu saat kita kan menutup Sahabatku tercinta!!
Ku ingin kita kembali bersama
Di saat harta tak lagi berguna
Di saat cinta menjadi satu- satunya pembela antara kita
Berbagai rintangan telah kita lalui
Penuh wewangian bunga maupun bertabur duri
Penuh suka maupun duka di hati Semua bukanlah sekedar kenangn
Semua bukanlah sekedar renungan
Saat kita dalam kebersamaan
Dalam suka maupun pengorbanan Namun, kita tlah tahu
Kita tak selamanya bersatu
Menempuh jalan hidup yang bertabur debu
Bertabur dedaunan yang tak pernah tersapu Saat berpisah harus menyapa
Ku tak ingin kau teteskan air mata
Ku tak ingin kau berduka
Karena hati kita kan tetap bersama Sahabatku tercinta!!
Inilah hidup
Kadang kita membuka
Suatu saat kita kan menutup Sahabatku tercinta!!
Ku ingin kita kembali bersama
Di saat harta tak lagi berguna
Di saat cinta menjadi satu- satunya pembela antara kita
Jumat, 08 April 2011
Asa Kerinduan ini
Aku tak pernah berlari meninggalkanmu !
Melangkah menjauhi pun tak pernah terlintas
Aku masih disini …. Aku masih ada… Namun sebait pun kini tak sempat lagi kubuat Setiap hari kuhanya bisa berkata pada hati
Besok mungkin dapat kuluangkan waktu lagi
Tuk menulis tentang hati … Dalam sebentuk puisi Nyatanya aku tak pernah sempat
Ragaku s’lalu saja terlebih dahulu penat
Sehingga asa dan rasa tak pernah sempat
Dapatkan waktu yang tepat untuk puisi-puisi baru kubuat Hingga sekali lagi di pagi ini
Kerinduan pada puisi kembali menjadi
Curahan hatiku dalam sebentuk puisi
Semoga esok aku bisa segera kembali
"Penantian".
Manusia tempatnya salah … Tapi haruskah ku menyalahkanmu ?
atau menyalahkan hatiku sendiri
Yang tetap bertahan meski engkau pergi Disini sepi… sayangku … Tapi aku tak menangisi kepergianmu
Hatiku sunyi … sungguh sunyi … Tanpa manis kata manjamu Aku takkan menyalahkan siapa-siapa
Menunggumu ku takkan merasa sia-sia
Jika perpisahan itu adalah kejujuran hatimu
Biarkan puisi ini menjadi puisi penantianku
Melangkah menjauhi pun tak pernah terlintas
Aku masih disini …. Aku masih ada… Namun sebait pun kini tak sempat lagi kubuat Setiap hari kuhanya bisa berkata pada hati
Besok mungkin dapat kuluangkan waktu lagi
Tuk menulis tentang hati … Dalam sebentuk puisi Nyatanya aku tak pernah sempat
Ragaku s’lalu saja terlebih dahulu penat
Sehingga asa dan rasa tak pernah sempat
Dapatkan waktu yang tepat untuk puisi-puisi baru kubuat Hingga sekali lagi di pagi ini
Kerinduan pada puisi kembali menjadi
Curahan hatiku dalam sebentuk puisi
Semoga esok aku bisa segera kembali
"Penantian".
Manusia tempatnya salah … Tapi haruskah ku menyalahkanmu ?
atau menyalahkan hatiku sendiri
Yang tetap bertahan meski engkau pergi Disini sepi… sayangku … Tapi aku tak menangisi kepergianmu
Hatiku sunyi … sungguh sunyi … Tanpa manis kata manjamu Aku takkan menyalahkan siapa-siapa
Menunggumu ku takkan merasa sia-sia
Jika perpisahan itu adalah kejujuran hatimu
Biarkan puisi ini menjadi puisi penantianku
Selasa, 05 April 2011
keheningan malam
matahari pun terbenam
menghilang kan
kenangan… bulan pun datang
membawa sejuta
keindahan… bintang di angkasa yg
bertaburan… yang menghiasi malam
dengan penuh rasa
kagum di hati … akan keindahan dunia di
malam hari..
Mkash ya allah..engkw maha segalanya..
menghilang kan
kenangan… bulan pun datang
membawa sejuta
keindahan… bintang di angkasa yg
bertaburan… yang menghiasi malam
dengan penuh rasa
kagum di hati … akan keindahan dunia di
malam hari..
Mkash ya allah..engkw maha segalanya..
Minggu, 03 April 2011
syair jiwa kehidupan
Dahulu jiwa tercipta tidak ada
yang percaya
Bahwa jiwa akan berbuat
aniaya terhadap sesama
Atas kasih sayang jiwa menjadi mulia
Semesta sujud berikan
penghormatan
Jiwa turun kedunia karena
wanita
Karena wanita jiwa mengerti arti bahagia
Wanita dicipta untuk jiwa
agar memahami arti cinta
Dgn cinta jiwa mengerti
bahwa jiwa adalah seorang
hamba Cinta bukan memiliki akan
tetapi hanya ingin dimiliki
Biarlah cinta yang membawa
jiwa kepada pemiliknya
Hanya Tulus dan Ikhlas yang
membuat cinta itu bermakna Karena Cinta telah cukup
untuk cinta
Yang Maha Esa Mencipta alam
semesta
Yang Maha Esa Mencipta
manusia bukan dengan sia-sia Tetapi hanya ingin
menunjukkan apa itu bahagia
Agar manusia mengerti
bahwa ia adalah seorang
hamba yang memiliki Raja
Manusia turun kebumi untuk diuji
Untuk menjadi manusia sejati
Muliakan hati untuk
mendapatkan derajat
tertinggi
Menjadi kekasih yang dikasihi dan diberkati
Apakah Dunia tak seindah
rupanya
Menipu dan memperdaya
selama hidupnya?
Dunia ini telah menenggelamkan manusia,
begitu kejamkah dunia ?
Sesungguhnya dunia dicipta
untuk melayani dan dilayani,
akan tetapi manusia sendiri
yang tak tau diri,Egois bahwa manusia paling sempurna.
Bencana alam terjadi bukan
karena usia dunia yang sudah
tua
Tetapi manusia yang berbuat
semena - mena terhadapnya hanya ingin dilayani tetapi
tidak ingin melayani
bencana tercipta karena
manusia lupa hingga Yang
Maha Murka
Hanya jiwa yang mengerti jiwanya
Hanya Jiwa yang sadar dapat
mengerti jiwanya
Bahwa jiwa tidak selamanya
didunia
Bahwa usia telah berkurang dalam dunianya
Jiwa tercipta untuk menjadi
bahagia dan merdeka
Jiwa merdeka, hanya ikhlas
yang ada
Saat Yang Maha berkata Inilah saatnya engkau kembali
Jiwa Pasrah dan rela hanya
terucap kata
"LAILLAHA ILLAALLAAHU
WALAQUWWATA ILLA
BILLAH" Amin.........................
Assalamualaikum ucap jiwa
dalam hati
Jiwa Panjatkan doa sekedar
berharap kepada ilahi
Mengetuk pintu sebagai tamu Berharap diterima sebagai
tamu yang diharapkan.
Oh, Pantaskah aku bertamu
dengan ini?
Tanpa busana kebanggaan
yang melekat pada diri Akankah jiwa dihormati dan
tidak dipandang setengah hati
Kukatakan padamu bahwa
tuanku seorang pemurah hati.
Kemewahan tidak membuat
jiwa mulia Tanpa busana pun manusia
bisa menjadi mulia
Bukankah jiwa datang tanpa
harta?
Dan tahukah kamu harta apa
yang paling mulia? Sang Maha mewariskan Surga
dan neraka
Bagi Hamba Yang bertaqwa
dan durhaka
Puja dan Puji Bagi sang Maha
Engkau adalah Keadilan ilahi Engkau cipta sang kaya dan
kaum papa
Agar mereka bisa memberi
dan menerima
Perbedaan yang berarti sama
Bahwa mereka sebenarnya tiada memiliki apa-apa
Benakku bertanya? Kenapa
jiwa harus tercipta?
Kenapa jiwa tercipta kalau
hanya untuk tiada?
Yang Maha berkata tidaklah kucipta semua ini dengan sia-
sia
Apa maksud ini semua?
Semua jiwa pasti bertanya,
siapakah aku yang
sebenarnya? Kenapa aku berada, dan
kenapa aku harus tiada?
Tidakkah jiwa berpikir
kenapa jiwa datang kedunia?
Pernahkah jiwa mendengar
Yang Maha berkata "KUCIPTAKAN JIN DAN
MANUSIA HANYA UNTUK
MENYEMBAH KEPADAKU"
Ku katakan kebenaran sejati,
Ku katakan tujuan hidup
sejati Bahwa manusia hanya dicipta
untuk menyembah kepada
Sang Maha kuasa
yang percaya
Bahwa jiwa akan berbuat
aniaya terhadap sesama
Atas kasih sayang jiwa menjadi mulia
Semesta sujud berikan
penghormatan
Jiwa turun kedunia karena
wanita
Karena wanita jiwa mengerti arti bahagia
Wanita dicipta untuk jiwa
agar memahami arti cinta
Dgn cinta jiwa mengerti
bahwa jiwa adalah seorang
hamba Cinta bukan memiliki akan
tetapi hanya ingin dimiliki
Biarlah cinta yang membawa
jiwa kepada pemiliknya
Hanya Tulus dan Ikhlas yang
membuat cinta itu bermakna Karena Cinta telah cukup
untuk cinta
Yang Maha Esa Mencipta alam
semesta
Yang Maha Esa Mencipta
manusia bukan dengan sia-sia Tetapi hanya ingin
menunjukkan apa itu bahagia
Agar manusia mengerti
bahwa ia adalah seorang
hamba yang memiliki Raja
Manusia turun kebumi untuk diuji
Untuk menjadi manusia sejati
Muliakan hati untuk
mendapatkan derajat
tertinggi
Menjadi kekasih yang dikasihi dan diberkati
Apakah Dunia tak seindah
rupanya
Menipu dan memperdaya
selama hidupnya?
Dunia ini telah menenggelamkan manusia,
begitu kejamkah dunia ?
Sesungguhnya dunia dicipta
untuk melayani dan dilayani,
akan tetapi manusia sendiri
yang tak tau diri,Egois bahwa manusia paling sempurna.
Bencana alam terjadi bukan
karena usia dunia yang sudah
tua
Tetapi manusia yang berbuat
semena - mena terhadapnya hanya ingin dilayani tetapi
tidak ingin melayani
bencana tercipta karena
manusia lupa hingga Yang
Maha Murka
Hanya jiwa yang mengerti jiwanya
Hanya Jiwa yang sadar dapat
mengerti jiwanya
Bahwa jiwa tidak selamanya
didunia
Bahwa usia telah berkurang dalam dunianya
Jiwa tercipta untuk menjadi
bahagia dan merdeka
Jiwa merdeka, hanya ikhlas
yang ada
Saat Yang Maha berkata Inilah saatnya engkau kembali
Jiwa Pasrah dan rela hanya
terucap kata
"LAILLAHA ILLAALLAAHU
WALAQUWWATA ILLA
BILLAH" Amin.........................
Assalamualaikum ucap jiwa
dalam hati
Jiwa Panjatkan doa sekedar
berharap kepada ilahi
Mengetuk pintu sebagai tamu Berharap diterima sebagai
tamu yang diharapkan.
Oh, Pantaskah aku bertamu
dengan ini?
Tanpa busana kebanggaan
yang melekat pada diri Akankah jiwa dihormati dan
tidak dipandang setengah hati
Kukatakan padamu bahwa
tuanku seorang pemurah hati.
Kemewahan tidak membuat
jiwa mulia Tanpa busana pun manusia
bisa menjadi mulia
Bukankah jiwa datang tanpa
harta?
Dan tahukah kamu harta apa
yang paling mulia? Sang Maha mewariskan Surga
dan neraka
Bagi Hamba Yang bertaqwa
dan durhaka
Puja dan Puji Bagi sang Maha
Engkau adalah Keadilan ilahi Engkau cipta sang kaya dan
kaum papa
Agar mereka bisa memberi
dan menerima
Perbedaan yang berarti sama
Bahwa mereka sebenarnya tiada memiliki apa-apa
Benakku bertanya? Kenapa
jiwa harus tercipta?
Kenapa jiwa tercipta kalau
hanya untuk tiada?
Yang Maha berkata tidaklah kucipta semua ini dengan sia-
sia
Apa maksud ini semua?
Semua jiwa pasti bertanya,
siapakah aku yang
sebenarnya? Kenapa aku berada, dan
kenapa aku harus tiada?
Tidakkah jiwa berpikir
kenapa jiwa datang kedunia?
Pernahkah jiwa mendengar
Yang Maha berkata "KUCIPTAKAN JIN DAN
MANUSIA HANYA UNTUK
MENYEMBAH KEPADAKU"
Ku katakan kebenaran sejati,
Ku katakan tujuan hidup
sejati Bahwa manusia hanya dicipta
untuk menyembah kepada
Sang Maha kuasa
Selasa, 29 Maret 2011
Percikan air hujan kecil
click
Seperti percikan-percikan
gerimis yang berkilau pada daun
Tombak-tombak musim
melesatkan keperihanku
Anak-anak kunang berpendar
dan melepaskan waktu Butir-butir embun menyusut di
dasar jejakku
Akar-akar menyerap setiap
buluh kelabu
Rumput-rumput memeluh di
sepanjang langkahku. Tapi seperti
Keheningan yang menjelma
menara setelah jalan yang meliuk
itu
Semuanya terlihat begitu
berkilau dan runtuh Seperti ingin menopang angin
Aku catat semuanya dalam sajak-
sajak bening
Udara penuh kebisuan dan warna
cuaca yang dingin
Seluruh kesunyian tegak dan menjelma retakan-retakan
dinding
Lantas mencari aroma mayatku
yang sedih
Kini, segalanya telah saling
berhadapan dalam senyap yang nyaring
Meski patung-patung telah
terbakar. Dan pada kuburan
Kesepianku yang asin seribu
cahaya telah diterjunkan di sana
memajang langit
Kupajang langit
Malaikat-malaikat merintih
Dalam tidur yang sepi
Bulan terbakar
Dan sajak-sajak lahir dari
kebencian Matahari. Aku tarik segenap
luka
Dan bau busuk orang mati
Nafasku jadi buruk
Dan dipenuhi niat jahat yang
suci Aku ubah bumi jadi puing-puing
Bersekutu dengan iblis
Atau bayang-bayang hantu di
malam hari
Aku tapaki jurang-jurang
kegelapan Yang ditorehkan burung-burung
hering
Menatap kekuasaan dengan mata
Yang bengis. Kubiarkan
Lumpur-lumpur melompat dan
banjir Yang tak terbendung lagi.
Menyeret mobil-mobil
Dengan darah dan seratus
keringat musim:
O betapa khidmat kelicikan
mengubah hari Jadi sungai-sungai sampah yang
pesing
Ada bangkai-bangkai tikus
Dan para pengemis yang
memberi makan
Kucing-kucing kurus. Seolah membuka-buka
Mimpi, meneteki tanah dengan
seribu
Kebosanan yang keji
Ketika gelap sedemikian gaib
Dan bunyi hujan menjelma pesta Dari seribu kematian yang picik
Aku berpegang teguh pada
angin, mencari-cari
Maut pada segenap ranjang yang
sedih
Dan dalam segenap hasrat yang paling jijik
Berlingkaran seperti seekor
cacing
Menghisap puting-puting anyir
Dari pelacur-pelacur tua yang
bunting
Seperti percikan-percikan
gerimis yang berkilau pada daun
Tombak-tombak musim
melesatkan keperihanku
Anak-anak kunang berpendar
dan melepaskan waktu Butir-butir embun menyusut di
dasar jejakku
Akar-akar menyerap setiap
buluh kelabu
Rumput-rumput memeluh di
sepanjang langkahku. Tapi seperti
Keheningan yang menjelma
menara setelah jalan yang meliuk
itu
Semuanya terlihat begitu
berkilau dan runtuh Seperti ingin menopang angin
Aku catat semuanya dalam sajak-
sajak bening
Udara penuh kebisuan dan warna
cuaca yang dingin
Seluruh kesunyian tegak dan menjelma retakan-retakan
dinding
Lantas mencari aroma mayatku
yang sedih
Kini, segalanya telah saling
berhadapan dalam senyap yang nyaring
Meski patung-patung telah
terbakar. Dan pada kuburan
Kesepianku yang asin seribu
cahaya telah diterjunkan di sana
memajang langit
Kupajang langit
Malaikat-malaikat merintih
Dalam tidur yang sepi
Bulan terbakar
Dan sajak-sajak lahir dari
kebencian Matahari. Aku tarik segenap
luka
Dan bau busuk orang mati
Nafasku jadi buruk
Dan dipenuhi niat jahat yang
suci Aku ubah bumi jadi puing-puing
Bersekutu dengan iblis
Atau bayang-bayang hantu di
malam hari
Aku tapaki jurang-jurang
kegelapan Yang ditorehkan burung-burung
hering
Menatap kekuasaan dengan mata
Yang bengis. Kubiarkan
Lumpur-lumpur melompat dan
banjir Yang tak terbendung lagi.
Menyeret mobil-mobil
Dengan darah dan seratus
keringat musim:
O betapa khidmat kelicikan
mengubah hari Jadi sungai-sungai sampah yang
pesing
Ada bangkai-bangkai tikus
Dan para pengemis yang
memberi makan
Kucing-kucing kurus. Seolah membuka-buka
Mimpi, meneteki tanah dengan
seribu
Kebosanan yang keji
Ketika gelap sedemikian gaib
Dan bunyi hujan menjelma pesta Dari seribu kematian yang picik
Aku berpegang teguh pada
angin, mencari-cari
Maut pada segenap ranjang yang
sedih
Dan dalam segenap hasrat yang paling jijik
Berlingkaran seperti seekor
cacing
Menghisap puting-puting anyir
Dari pelacur-pelacur tua yang
bunting
Minggu, 27 Maret 2011
Mohonku "TUHAN"
Ya Tuhan,
kenapa aku harus begini terus,
kenapa aku gak bisa berhenti meratapi nasibku, padahal aku tw,smwa ini malah membuat aku makin lemah dan tak berdaya. . .Ya tuhanku yang agung. . .
kenapa aku selalu trus trusan merasakan sakit dlam pekat ku,dan knpa aku gak bsa membuang smwanx..Tuhan,
Aku bosan dengan cara
hidupku seperti ini,
Aku bosan dengan apa yg
kupikirkan sekarang,
Aku bosan dengan menjadi diriku seperti ini,aku lelah bermimpi,jikala hanya mimpi yg slalu menyeret aku terlepar jwuh dari alam sadarku..Mimpi yg membuat ku merasa gak ingin bngun dlm gelapnya sang waktu Ya Tuhanku
Berubahkanlah aku,
Berubakanlah aku menjadi
seorang yang berguna,
Berubahkanlah aku menjadi orang yg bisa dapat perhatian
orang lain dan boat aku kmbali kejalan titik terangmu,wahai engkw dzat pencipta alam semesta,
AKu menangis,trsimpuh ,bertekuk lutuk dhadapnmu dngan memandang hambmu yg kecil tak berdaya ini tnpa kekuatanmu,
Aku ingin menjerit! Sampai kapan ya Tuhan Aku
begini
sampai kapan ya Tuhan aku bsa tnjukan pda dunia kalw au bsa,kalw aku patut di bnggakan dan aku lyak dipandang 2 mata..
sampai kapan ya Tuhan aku slalu
merintih seperti ini, TUhan, aku memangis,
tuhan tolong dengar aku.
disini..Dlam dunia ini au meminta. . .Dngan segala pntaku..Maafkan aku tuhan.
kenapa aku harus begini terus,
kenapa aku gak bisa berhenti meratapi nasibku, padahal aku tw,smwa ini malah membuat aku makin lemah dan tak berdaya. . .Ya tuhanku yang agung. . .
kenapa aku selalu trus trusan merasakan sakit dlam pekat ku,dan knpa aku gak bsa membuang smwanx..Tuhan,
Aku bosan dengan cara
hidupku seperti ini,
Aku bosan dengan apa yg
kupikirkan sekarang,
Aku bosan dengan menjadi diriku seperti ini,aku lelah bermimpi,jikala hanya mimpi yg slalu menyeret aku terlepar jwuh dari alam sadarku..Mimpi yg membuat ku merasa gak ingin bngun dlm gelapnya sang waktu Ya Tuhanku
Berubahkanlah aku,
Berubakanlah aku menjadi
seorang yang berguna,
Berubahkanlah aku menjadi orang yg bisa dapat perhatian
orang lain dan boat aku kmbali kejalan titik terangmu,wahai engkw dzat pencipta alam semesta,
AKu menangis,trsimpuh ,bertekuk lutuk dhadapnmu dngan memandang hambmu yg kecil tak berdaya ini tnpa kekuatanmu,
Aku ingin menjerit! Sampai kapan ya Tuhan Aku
begini
sampai kapan ya Tuhan aku bsa tnjukan pda dunia kalw au bsa,kalw aku patut di bnggakan dan aku lyak dipandang 2 mata..
sampai kapan ya Tuhan aku slalu
merintih seperti ini, TUhan, aku memangis,
tuhan tolong dengar aku.
disini..Dlam dunia ini au meminta. . .Dngan segala pntaku..Maafkan aku tuhan.
ungkapan kisahku keinginanku
saat jiwa ini telah terlelah oleh
dekapan sang malam
di kala raga ini sendu oleh
kenangan dari rindu yang
terbuang..Aku dsini melangkah sndri.,tanpa ada yg menemaniku..Berjuang dan slalu brjuang melawan rasa penat ini..Terkadang aku letih au lelah dngn semua kenangan ini , kenangan yg boat aku mkan tertunduk dngan ke adaan,pdahl aku tw,menunda nunda wktu sama halnya dngan kita mempercepat umur kita,tp entah lah aku tak peduli dngan smua ini,saat ini detik yg aku inginkan hanyalah mengubur smua masalalu aku dalam2,hingga sang surya pun gak mungkn menemukanya,dan aku bsa berdiri tegak lagi,menantang smua hal yg menghambat langkah ku kedapan. . .
disaat itu jua siang menjelang embun menghilang rantai dari perjuangan telah
dibuat
oleh keinginan dan asa yang
terpancar
untuk memeluk kisah yang akan
segera hadir dengan rasa, rasah yg slalu aku mimpikan dan rasa yg slalu aku dambakan..Kini aku menyadari..Bahwa manusia hdup punya misi misi tersendiri dlam hdupnya,aku ykin.Tuhan memberikan misi krna kta sanggup untk menjalankanya..Dan tuhan akan memberi suatu yg lebih jika kia tlah menyelesaikan it.Bukan berhasil atau gaknya sebuah misa,tp keberanian dan kesabaran yg menentukan kita di mata tuhan.
dekapan sang malam
di kala raga ini sendu oleh
kenangan dari rindu yang
terbuang..Aku dsini melangkah sndri.,tanpa ada yg menemaniku..Berjuang dan slalu brjuang melawan rasa penat ini..Terkadang aku letih au lelah dngn semua kenangan ini , kenangan yg boat aku mkan tertunduk dngan ke adaan,pdahl aku tw,menunda nunda wktu sama halnya dngan kita mempercepat umur kita,tp entah lah aku tak peduli dngan smua ini,saat ini detik yg aku inginkan hanyalah mengubur smua masalalu aku dalam2,hingga sang surya pun gak mungkn menemukanya,dan aku bsa berdiri tegak lagi,menantang smua hal yg menghambat langkah ku kedapan. . .
disaat itu jua siang menjelang embun menghilang rantai dari perjuangan telah
dibuat
oleh keinginan dan asa yang
terpancar
untuk memeluk kisah yang akan
segera hadir dengan rasa, rasah yg slalu aku mimpikan dan rasa yg slalu aku dambakan..Kini aku menyadari..Bahwa manusia hdup punya misi misi tersendiri dlam hdupnya,aku ykin.Tuhan memberikan misi krna kta sanggup untk menjalankanya..Dan tuhan akan memberi suatu yg lebih jika kia tlah menyelesaikan it.Bukan berhasil atau gaknya sebuah misa,tp keberanian dan kesabaran yg menentukan kita di mata tuhan.
Sabtu, 26 Maret 2011
nyanyian jiwa
Puisi Jiwa
Wahai jiwa, yakinlah Sekalipun kematian hari ini
melangkahimu menjemput yang
lain
Sejatinya ia dalam perjalanan
menujumu Hidup ini betapapun panjang dan
indahnya, pasti berakhir jua
Tak lebih dari detik ke menit,
jam ke hari, minggu ke bulan lalu
berganti tahun
Maka engkau akan sendiri tanpa teman, harta dan kekasih Ingatlah kematian hari ini untuk
hidup kemudian hari
Tangisilah dosa hari ini untuk bahagia di surga nanti Bandingkanlah antara kehidupan
yang bahagia di jalan Allah dengan kehidupan yang jauh dari
Manhaj Allah.
Bandingkanlah antara orang-
orang yang sholeh dan istiqomah
dengan orang-orang yang
bingung lagi tersesat, penuh keraguan, kebimbangan dan
keresahan.
Wahai jiwa, yakinlah Sekalipun kematian hari ini
melangkahimu menjemput yang
lain
Sejatinya ia dalam perjalanan
menujumu Hidup ini betapapun panjang dan
indahnya, pasti berakhir jua
Tak lebih dari detik ke menit,
jam ke hari, minggu ke bulan lalu
berganti tahun
Maka engkau akan sendiri tanpa teman, harta dan kekasih Ingatlah kematian hari ini untuk
hidup kemudian hari
Tangisilah dosa hari ini untuk bahagia di surga nanti Bandingkanlah antara kehidupan
yang bahagia di jalan Allah dengan kehidupan yang jauh dari
Manhaj Allah.
Bandingkanlah antara orang-
orang yang sholeh dan istiqomah
dengan orang-orang yang
bingung lagi tersesat, penuh keraguan, kebimbangan dan
keresahan.
aku dan harapanku
aku menari dihalaman kelam
menghibur hati
yang dimana damai tak tersemai
tak ada lantunan lagu
tak pula syair merdu
hanya tangis mengiringi tarian tak punya pola aku melangkah
hanya sekedar mengandalkan asa
aku luka
hanya berharap akan usai
aku lupa
Tuhan… sekedarnya lah Engkau semai
bibit benci
dihatinya
tak pula dikekal hidupnya
hanya sekadar berdoa
aku hafalkan ayat-ayat permohonan
semaikan lah asa ini dihatinya
taburkan benih harap ini
dimimpinya
menghibur hati
yang dimana damai tak tersemai
tak ada lantunan lagu
tak pula syair merdu
hanya tangis mengiringi tarian tak punya pola aku melangkah
hanya sekedar mengandalkan asa
aku luka
hanya berharap akan usai
aku lupa
Tuhan… sekedarnya lah Engkau semai
bibit benci
dihatinya
tak pula dikekal hidupnya
hanya sekadar berdoa
aku hafalkan ayat-ayat permohonan
semaikan lah asa ini dihatinya
taburkan benih harap ini
dimimpinya
Jumat, 25 Maret 2011
Syukur Di saat Tersungkur
Tetapi saat hidup berubah misalnya 180 derajat. Yang tadinya kaya menjadi miskin, yang tadinya dihormati karena jabatannya sekarang dianggap biasa saja, yang tadinya bangsawan saat ini menjadi rakyat jelata, mudahkah rasa syukur terlontar dari mulut dan hati kita?
Yah tidak bisa dipungkiri sangat berat memiliki sikap hidup “nerimo” saat semua menjadi serba sulit. Saat semua orang seakan meninggalkan kita, bahkan saat Tuhan pun seakan enggan bersama kita (padahal tidak sama sekali-pen).
Padahal kalau kita mau merenung, kenapa Tuhan menciptakan miskin, padahal kaya begitu menyenangkan, kenapa Tuhan memberikan kesedihan, padahal kegembiraan itu penuh nikmat, justru itu wujud cinta Tuhan kepada kita. Kita diminta membandingkan, bagaimana rasanya miskin, bagaimana rasanya sedih, bagaimana rasanya dianggap biasa. Agar jika suatu saat kita kembali kaya, kembali bergembira, dan kembali menjadi terhormat, kita menjadi individu baru yang akan lebih menghargai nikmat, tidak merendahkan orang lain, dan lebih tulus dalam menjalani sesuatu.
Seberat apapun rasa syukur saat kita “di bawah”, hal tersebut seharusnya tetap kita lakukan. Bukan untuk siapa-siapa, bahkan bukan untuk Tuhan sekalipun (karena Tuhan tidak butuh rasa syukur kita), tetapi justru untuk kita sendiri.
NB: Sembah sujud dan syukur untuk Mu Ya Rabb, atas cinta tulus yang selalu Engkau berikan kepada hamba. Terima kasih karena tidak pernah meninggalkan hamba pada kondisi apapun…
Rabu, 16 Maret 2011
coretan penaku
Aku bukanlah bintang yang
menerangi gelap malam Dan
bukan pula daun kering yang
berserak tertiup angin Aku
adalah seorang pengembara
yang sedang menyusuri dan mencari pelangi dibalik kabut
hitam. Yang ingin kujumpai
diujung harapku adalah Lentera
jiwa, Obor kehidupan yang
menerangi setiap langkahku.
Aku adalah tarikan nafas lautan . Aku adalah airmata
langit. Aku adalah senyuman
bumi. Begitu juga Cinta adalah
tarikan nafas dari lautan
perasaan , air mata langit ,
dan senyuman dari bumi sang jiwa, Setiap kuletih melangkah,
kuhenti sejenak- untuk sekedar
mencium harummu,
Kusandarkan tubuh ini dan
kuselimuti diriku dengan
senandung merdu, Senandung yang juga dinyanyikan oleh
sungai dan hutan. Aku bukanlah
bintang yang
menerangi gelap malam Dan
bukan pula daun kering
yang berserak tertiup angin Aku
adalah seorang pengembara
yang sedang menyusuri dan
mencari pelangi dibalik kabut
hitam. Yang ingin kujumpai
diujung harapku adalah Lentera jiwa,
Obor kehidupan yang menerangi
setiap langkahku. Aku adalah
tarikan nafas lautan . Aku
adalah airmata langit. Aku
adalah senyuman bumi. Begitu juga Cinta adalah tarikan
nafas dari lautan perasaan ,
air
mata langit , dan senyuman
dari
bumi sang jiwa, Setiap kuletih melangkah,
kuhenti sejenak- untuk sekedar
mencium harummu,
Kusandarkan
tubuh ini dan kuselimuti diriku
dengan senandung merdu, Senandung yang juga
dinyanyikan oleh sungai dan
hutan. Saat jiwaku lapar … kusinggahi “rumah” disetiap jalan yang kulalui, Kuketuk rumah-
rumah
mereka dengan lonceng-lonceng
kehidupan Aku hendak
menyemaikan benih – bunga- jiwa yang terangkai dari dasar
hati
dan kuyakin bumi akan
menerimaku dan memberiku
wangi bunga, Aku akan
membawa impianku sampai kelangit Dan
kuyakin langit akan memberiku
apa yang dinamakan cinta.
Tetapi yang kudapati, rumah-
rumah itu telah terisi sepasang
jiwa, yang sejatinya-ingin kucari.
Aku tak ingin memadamkan
lentera hati-yang ada dalam
sangkar sepasang merpati putih
Karena ku tahu kecantikan
bersinar lebih terang dalam hati
orang yang merindukannya,
daripada mata yang
melihatnya… . kucoba rentangkan kembali
sayap patahku… kembali kuterbang ,lalu menghilang
dibalik
awan. Kutinggalkan tanda mata
berupa
tetes darah dari setiap daun
pintu yang kubuka, Sebagai tanda bahwa Aku, si-Jiwa
kesepian pernah hadir disini.
Jiwa
yang menghembuskan nafas
kerinduan Jiwa yang
menyenandungkan kebahagiaan dan nestapa cinta , sipembawa
karung kasih bernama harapan.
Dan kuketahui Cinta telah
memperlakukan ku seperti
matahari yang menghidupi dan
mematikan padang-padang dengan panas teriknya. Jiwaku
menasehatiku dan
mengungkapkan kepadaku
bahwa cinta Tidak hanya
menghargai orang yang
mencintai , tetapi juga orang yang dicintai. Sejak saat itu
bagiku cinta
ibarat jaring laba-laba
diantara
dua bunga Yang dekat satu
sama lain. Cinta menjadi lingkaran
cahaya yang tanpa awal dan
tanpa akhir. Wahai sukma
agung yang terdiam bisu,
Dalam
keheningan malam, aku mendengar suaranya yang amat
merdu Ketika ku hendak
menutup mata ini , masih
kurasakan sentuhan jemarinya
yang lembut dibibirku… Masih teringat ketika kami
berada ditaman , kami duduk
diatas sebuah batu sambil
menatap cakrawala yang jauh.
Dia menunjukkan padaku sudut
langit yang berwarna keemasan,
dan menyadarkanku akan
merdunya senandung burung-
burung sebelum mereka tidur
dimalam hari. Dialah kekasih
khayalku,yang selalu menemaniku
kemana kupergi. Prasasti
jiwaku bersaksi dan
berkata ; Kegelapan bisa
menyembunyikan pepohonan dan
bunga-bunga dari pandangan mata . Tetapi kegelapan tidak
dapat menyembunyikan dirinya
dari jiwaku. Wahai Alam raya … Dunia para penyair yang
bermahkotan duri,
Aku terlahir dari dunia yang
hilang… dan dalam ketersendirianku kuciptakan
kekasih khayalan untuk
pasangan jiwaku. Aku tertawa
untuk diriku- atas
kemalangan jiwaku … Apakah aku telah kehilangan bentuk-bentuk
kehidupan sehingga aku merasa
lebih baik melihat dan
mendengar
dalam alam impian ?
Dikeheningan malam yang dingin,
kulepaskan jiwaku agar bisa
menari-menari diawan, dan
kubiarkan pula jiwaku
bermandikan seribu
bintang! .......Ku bermimpi !............. Lalu,
Kutemukan diriku didalam
sebuah perahu kecil, terapung-
apung di samudera luas tanpa
batas. “Tiba-tiba aku memandang keatas , dan
melihat kekasih
hidupku , berada sangat dekat
diatasku. Aku bersorak
kegirangan,
membentangkan tanganku dan berteriak, ‘ mengapa engkau meninggalkan aku kekasih ?’ Kemana saja engkau selama
ini ?
mendekatlah kepadaku , dan
jangan pernah lagi
meninggalkan
aku sendirian !” “Tetapi dia tidak bergerak. Diwajahnya kulihat
tanda-tanda
kesedihan dan kesakitan yang
tak pernah aku lihat
sebelumnya. Dengan suara
lembut dan lirih , dia berkata ‘ “ Aku datang dari kedalaman samudera untuk
melihatmu sekali lagi. ‘ Aku ingin melihatmu tersenyum
untuk
terakhir kali !. ’ Kembalilah keduniamu dan lupakanlah aku !” “Kumohon lupakanlah aku !” kulihat dia menutup wajah
cantiknya yang
berderaikan air mata darah
Setelah mengucapkan kata-
kata
itu , dia menghilang kedalam gumpalan kabut yang tiba-tiba
datang. Aku berteriak sekeras-
kerasnya,
dengan hati kalut aku
memanggilnya kesegala arah,
‘ Aku mencintaimu...jangan tinggalkan aku !’ , aku menantap nanar kesegala
penjuru , tetapi
yang nampak hanya rintik-
rintik
hujan , kerlip bintang yang
bertemankan untaian cahaya lembut sinar rembulan.
Kekasihku , kuharap aku dapat
mengatakan kepadamu, apa arti
kehadiranmu untukku. Semua
itu
menciptakan jiwa dalam jiwaku,
disaat hatiku hampa dan
gemetar , aku merasa sangat
membutuhkan seseorang untuk
mengatakan kepadaku, bahwa
masih ada hari esok, untuk semua isi hati dan jiwa yg sepi,
dan engkau selalu melakukannya
untukku. Kekasihku, Kapanpun
kucoba
untuk mendekatimu lewat
ucapan, Sebagai pribadi yang utuh. Tetapi engkau selalu
menjauh dariku Dan sulit
kugapai. Tetapi apapun yang
terjadi aku
senang bersamamu… . Karena engkau adalah sebuah menara
kekuatan !, Aku tak tahu apa
yang harus ku lakukan hari ini
tanpa engkau. Walau aku harus
mandi dalam
kobaran api, denganmu aku merasa sangat terlindungi dan
terjaga. “Aku kembali ketempat peraduanku, jiwaku
merintih ,aku
seperti berada diperahu yang
ganjil !”...’ perahu yang mudah goyah disapu ombak dan
badai’ ... Lalu kulihat jasadku terkapar
ditepi pantai, kulihat
sekelompok
gagak mengelilingiku...menanti
dengan sabar lepasnya ruh dari
ragaku !’ ...jiwaku memelas melihat jasad yang tak berdaya
didepannya, kemudian dengan
perlahan-lahan aku
meninggalkannya.... Dan
kulihat juga disana , kulihat
kakasih jiwaku sedang terpasung
dan didera, darah menetes dari
kaki dan tangannya ! dan jatuh
menimpa bunga-bunga yang
ada
dibawahnya. Janganlah menangis kekasihku,
cinta tercipta untuk membuat
mata-mata kita dan
menjadikan
kita pelayannya, agar kita
mendapat anugerah kekuatan dan ketabahan. Hentikan
airmatamu, karena
kita telah mengangkat sumpah.
Lalu ku berkata, “Ketika aku berdiri bagaikan sebuah cermin
jernih dihadapanmu , Kamu
memandang kedalam diriku dan
melihat bayanganmu. Kemudian
kamu berkata, “Aku Cinta Kamu”. Tetapi sebenarnya kamu mencintai dirimu dalam diriku.” Wahai kekasih hati! , “Hanya dengan cinta yang indah kita
dapat bertahan terhadap derita
kemiskinan, pahitnya kesedihan
dan duka perpisahan. Aku tak
punya pilihan lain
kecuali berjuang setiap hari sampai kutemukan harta yang
layak kuserahkan kepadamu,
Harta untuk membantu kita
dalam mengarungi penziarahan
hidup kita”. Ketika tangan kehidupan terasa
berat dan malam tak berirama,
inilah saatnya untuk cinta dan
kepercayaan. Dan betapa
menjadi ringannya
tangan kehidupan dan betapa berirama malam, Ketika
sesorang
mencintai dan mempercayainya.
Cinta adalah cahaya ghaib yang
dipancarkan dari inti yang
membakar jiwa dan menyinari sekeliling bumi. Sehingga
memungkinkan kami merasa
hidup laksana mimpi indah
diantara keterjagaan yang satu
dengan keterjagaan yang lain.
‘ Wahai kekasih, walau ragaku telah menyatu dengan tanah,
Aku akan senantiasa mengingat
cinta pertamaku, Dan aku akan
menggapai kembali saat-saat
yang ganjil itu. Ingatan yang
mengubah dasar perasaanku dan membuatku
sedemikian gembira meskipun
kegetiran terasa dalam misteri.
”Ia” akan terus hidup laksana seorang tawanan cinta
diseberang laut,dimana “ia” dikebumikan. Cinta adalah
segala sesuatu yang
dapat kuperoleh , serta tak
seorangpun yang dapat
melenyapkannya dariku.
Hubungan antara kau dan aku merupakan hal paling indah
dalam hidupku. Sesuatu yang
paling
mengesankan yang pernah
kuketahui dalam hidup- dan
akan selalu aku kenang… Wahai para Pencinta , Pemusik
dan Penyair !, Telah kutemui
pelangi dibalik
kabut hitam, serta Telah
kutemukan kuncup
bunga dimahkota duriku Aku mencintai Terang persis seperti
aku mencintai Kegelapan, Aku
terjaga dalam dekapan
bunga dan kelembutan jemari
sinar mentari! Aku akan keluar,
sekarang aku berjalan memasuki
lentera itu, Kulihat matanya
berkaca-kaca didalam
keharuan. Aku membelai
rambutnya dan
berkata, “Aku mencintaimu kekasihku sebelum kita
berdekatan , sejak pertama
kulihat engkau.Aku tahu ini
takdir. Kita selalu bersama dan
tidak akan ada yang
memisahkan kita.” “Cintaku padamu wahai kekasih , akan tetap ada
hingga akhir
hidupku , dan setelah mati
“Tangan Tuhan” akan mempersatukan kita kembali.
” Hari ini aku telah bersama pasangan jiwaku yang kucinta,
ia
dan aku menyatu dalam obor
Tuhan yang telah diciptakan
sebelum dunia ada. Tak ada
kekuatan didunia ini dapat mengingkari
kebahagiaanku dengan dirinya,
karena kebahagiaanku lahir dari
pelukan dua roh yang disatukan
dengan sikap saling memahami
dan dipadukan dan dipayungi oleh Cinta kasih. Dalam Damai
dan Kasih-Nya
Kemudian aku tuntun tangannya
yang suci Menuju Altar cahaya
keabadian . Hartono Beny
Hidayat In Colaboration “Perkawinan adalah penyatuan dua jiwa dalam cinta
yang kokoh
untuk menghapuskan
perpisahan.
Ia adalah kesatuan agung yang
terpisah dalam roh. Ia adalah gelang emas dalam sebuah
rantai
yang permulaannya adalah
sebuah pandangan, dan
akhirnya
adalah Keabadian. Ia adalah hujan
suci yang jatuh dari langit tak
ternoda untuk menyuburkan
dan
memberkati ladang-ladang
illahi.”(KG) Impian dan cinta akan saling
memberi satu dengan yang lain,
serupa dengan apa yang
dilakukan matahari ketika
mendekati malam,dan yang
dilakukan bulan ketika mendekati pagi. Terpujilah
cinta yang
mampu mengisi kesepian
manusia,
dan mengakrabkan hatinya
dengan hati manusia lain
menerangi gelap malam Dan
bukan pula daun kering yang
berserak tertiup angin Aku
adalah seorang pengembara
yang sedang menyusuri dan mencari pelangi dibalik kabut
hitam. Yang ingin kujumpai
diujung harapku adalah Lentera
jiwa, Obor kehidupan yang
menerangi setiap langkahku.
Aku adalah tarikan nafas lautan . Aku adalah airmata
langit. Aku adalah senyuman
bumi. Begitu juga Cinta adalah
tarikan nafas dari lautan
perasaan , air mata langit ,
dan senyuman dari bumi sang jiwa, Setiap kuletih melangkah,
kuhenti sejenak- untuk sekedar
mencium harummu,
Kusandarkan tubuh ini dan
kuselimuti diriku dengan
senandung merdu, Senandung yang juga dinyanyikan oleh
sungai dan hutan. Aku bukanlah
bintang yang
menerangi gelap malam Dan
bukan pula daun kering
yang berserak tertiup angin Aku
adalah seorang pengembara
yang sedang menyusuri dan
mencari pelangi dibalik kabut
hitam. Yang ingin kujumpai
diujung harapku adalah Lentera jiwa,
Obor kehidupan yang menerangi
setiap langkahku. Aku adalah
tarikan nafas lautan . Aku
adalah airmata langit. Aku
adalah senyuman bumi. Begitu juga Cinta adalah tarikan
nafas dari lautan perasaan ,
air
mata langit , dan senyuman
dari
bumi sang jiwa, Setiap kuletih melangkah,
kuhenti sejenak- untuk sekedar
mencium harummu,
Kusandarkan
tubuh ini dan kuselimuti diriku
dengan senandung merdu, Senandung yang juga
dinyanyikan oleh sungai dan
hutan. Saat jiwaku lapar … kusinggahi “rumah” disetiap jalan yang kulalui, Kuketuk rumah-
rumah
mereka dengan lonceng-lonceng
kehidupan Aku hendak
menyemaikan benih – bunga- jiwa yang terangkai dari dasar
hati
dan kuyakin bumi akan
menerimaku dan memberiku
wangi bunga, Aku akan
membawa impianku sampai kelangit Dan
kuyakin langit akan memberiku
apa yang dinamakan cinta.
Tetapi yang kudapati, rumah-
rumah itu telah terisi sepasang
jiwa, yang sejatinya-ingin kucari.
Aku tak ingin memadamkan
lentera hati-yang ada dalam
sangkar sepasang merpati putih
Karena ku tahu kecantikan
bersinar lebih terang dalam hati
orang yang merindukannya,
daripada mata yang
melihatnya… . kucoba rentangkan kembali
sayap patahku… kembali kuterbang ,lalu menghilang
dibalik
awan. Kutinggalkan tanda mata
berupa
tetes darah dari setiap daun
pintu yang kubuka, Sebagai tanda bahwa Aku, si-Jiwa
kesepian pernah hadir disini.
Jiwa
yang menghembuskan nafas
kerinduan Jiwa yang
menyenandungkan kebahagiaan dan nestapa cinta , sipembawa
karung kasih bernama harapan.
Dan kuketahui Cinta telah
memperlakukan ku seperti
matahari yang menghidupi dan
mematikan padang-padang dengan panas teriknya. Jiwaku
menasehatiku dan
mengungkapkan kepadaku
bahwa cinta Tidak hanya
menghargai orang yang
mencintai , tetapi juga orang yang dicintai. Sejak saat itu
bagiku cinta
ibarat jaring laba-laba
diantara
dua bunga Yang dekat satu
sama lain. Cinta menjadi lingkaran
cahaya yang tanpa awal dan
tanpa akhir. Wahai sukma
agung yang terdiam bisu,
Dalam
keheningan malam, aku mendengar suaranya yang amat
merdu Ketika ku hendak
menutup mata ini , masih
kurasakan sentuhan jemarinya
yang lembut dibibirku… Masih teringat ketika kami
berada ditaman , kami duduk
diatas sebuah batu sambil
menatap cakrawala yang jauh.
Dia menunjukkan padaku sudut
langit yang berwarna keemasan,
dan menyadarkanku akan
merdunya senandung burung-
burung sebelum mereka tidur
dimalam hari. Dialah kekasih
khayalku,yang selalu menemaniku
kemana kupergi. Prasasti
jiwaku bersaksi dan
berkata ; Kegelapan bisa
menyembunyikan pepohonan dan
bunga-bunga dari pandangan mata . Tetapi kegelapan tidak
dapat menyembunyikan dirinya
dari jiwaku. Wahai Alam raya … Dunia para penyair yang
bermahkotan duri,
Aku terlahir dari dunia yang
hilang… dan dalam ketersendirianku kuciptakan
kekasih khayalan untuk
pasangan jiwaku. Aku tertawa
untuk diriku- atas
kemalangan jiwaku … Apakah aku telah kehilangan bentuk-bentuk
kehidupan sehingga aku merasa
lebih baik melihat dan
mendengar
dalam alam impian ?
Dikeheningan malam yang dingin,
kulepaskan jiwaku agar bisa
menari-menari diawan, dan
kubiarkan pula jiwaku
bermandikan seribu
bintang! .......Ku bermimpi !............. Lalu,
Kutemukan diriku didalam
sebuah perahu kecil, terapung-
apung di samudera luas tanpa
batas. “Tiba-tiba aku memandang keatas , dan
melihat kekasih
hidupku , berada sangat dekat
diatasku. Aku bersorak
kegirangan,
membentangkan tanganku dan berteriak, ‘ mengapa engkau meninggalkan aku kekasih ?’ Kemana saja engkau selama
ini ?
mendekatlah kepadaku , dan
jangan pernah lagi
meninggalkan
aku sendirian !” “Tetapi dia tidak bergerak. Diwajahnya kulihat
tanda-tanda
kesedihan dan kesakitan yang
tak pernah aku lihat
sebelumnya. Dengan suara
lembut dan lirih , dia berkata ‘ “ Aku datang dari kedalaman samudera untuk
melihatmu sekali lagi. ‘ Aku ingin melihatmu tersenyum
untuk
terakhir kali !. ’ Kembalilah keduniamu dan lupakanlah aku !” “Kumohon lupakanlah aku !” kulihat dia menutup wajah
cantiknya yang
berderaikan air mata darah
Setelah mengucapkan kata-
kata
itu , dia menghilang kedalam gumpalan kabut yang tiba-tiba
datang. Aku berteriak sekeras-
kerasnya,
dengan hati kalut aku
memanggilnya kesegala arah,
‘ Aku mencintaimu...jangan tinggalkan aku !’ , aku menantap nanar kesegala
penjuru , tetapi
yang nampak hanya rintik-
rintik
hujan , kerlip bintang yang
bertemankan untaian cahaya lembut sinar rembulan.
Kekasihku , kuharap aku dapat
mengatakan kepadamu, apa arti
kehadiranmu untukku. Semua
itu
menciptakan jiwa dalam jiwaku,
disaat hatiku hampa dan
gemetar , aku merasa sangat
membutuhkan seseorang untuk
mengatakan kepadaku, bahwa
masih ada hari esok, untuk semua isi hati dan jiwa yg sepi,
dan engkau selalu melakukannya
untukku. Kekasihku, Kapanpun
kucoba
untuk mendekatimu lewat
ucapan, Sebagai pribadi yang utuh. Tetapi engkau selalu
menjauh dariku Dan sulit
kugapai. Tetapi apapun yang
terjadi aku
senang bersamamu… . Karena engkau adalah sebuah menara
kekuatan !, Aku tak tahu apa
yang harus ku lakukan hari ini
tanpa engkau. Walau aku harus
mandi dalam
kobaran api, denganmu aku merasa sangat terlindungi dan
terjaga. “Aku kembali ketempat peraduanku, jiwaku
merintih ,aku
seperti berada diperahu yang
ganjil !”...’ perahu yang mudah goyah disapu ombak dan
badai’ ... Lalu kulihat jasadku terkapar
ditepi pantai, kulihat
sekelompok
gagak mengelilingiku...menanti
dengan sabar lepasnya ruh dari
ragaku !’ ...jiwaku memelas melihat jasad yang tak berdaya
didepannya, kemudian dengan
perlahan-lahan aku
meninggalkannya.... Dan
kulihat juga disana , kulihat
kakasih jiwaku sedang terpasung
dan didera, darah menetes dari
kaki dan tangannya ! dan jatuh
menimpa bunga-bunga yang
ada
dibawahnya. Janganlah menangis kekasihku,
cinta tercipta untuk membuat
mata-mata kita dan
menjadikan
kita pelayannya, agar kita
mendapat anugerah kekuatan dan ketabahan. Hentikan
airmatamu, karena
kita telah mengangkat sumpah.
Lalu ku berkata, “Ketika aku berdiri bagaikan sebuah cermin
jernih dihadapanmu , Kamu
memandang kedalam diriku dan
melihat bayanganmu. Kemudian
kamu berkata, “Aku Cinta Kamu”. Tetapi sebenarnya kamu mencintai dirimu dalam diriku.” Wahai kekasih hati! , “Hanya dengan cinta yang indah kita
dapat bertahan terhadap derita
kemiskinan, pahitnya kesedihan
dan duka perpisahan. Aku tak
punya pilihan lain
kecuali berjuang setiap hari sampai kutemukan harta yang
layak kuserahkan kepadamu,
Harta untuk membantu kita
dalam mengarungi penziarahan
hidup kita”. Ketika tangan kehidupan terasa
berat dan malam tak berirama,
inilah saatnya untuk cinta dan
kepercayaan. Dan betapa
menjadi ringannya
tangan kehidupan dan betapa berirama malam, Ketika
sesorang
mencintai dan mempercayainya.
Cinta adalah cahaya ghaib yang
dipancarkan dari inti yang
membakar jiwa dan menyinari sekeliling bumi. Sehingga
memungkinkan kami merasa
hidup laksana mimpi indah
diantara keterjagaan yang satu
dengan keterjagaan yang lain.
‘ Wahai kekasih, walau ragaku telah menyatu dengan tanah,
Aku akan senantiasa mengingat
cinta pertamaku, Dan aku akan
menggapai kembali saat-saat
yang ganjil itu. Ingatan yang
mengubah dasar perasaanku dan membuatku
sedemikian gembira meskipun
kegetiran terasa dalam misteri.
”Ia” akan terus hidup laksana seorang tawanan cinta
diseberang laut,dimana “ia” dikebumikan. Cinta adalah
segala sesuatu yang
dapat kuperoleh , serta tak
seorangpun yang dapat
melenyapkannya dariku.
Hubungan antara kau dan aku merupakan hal paling indah
dalam hidupku. Sesuatu yang
paling
mengesankan yang pernah
kuketahui dalam hidup- dan
akan selalu aku kenang… Wahai para Pencinta , Pemusik
dan Penyair !, Telah kutemui
pelangi dibalik
kabut hitam, serta Telah
kutemukan kuncup
bunga dimahkota duriku Aku mencintai Terang persis seperti
aku mencintai Kegelapan, Aku
terjaga dalam dekapan
bunga dan kelembutan jemari
sinar mentari! Aku akan keluar,
sekarang aku berjalan memasuki
lentera itu, Kulihat matanya
berkaca-kaca didalam
keharuan. Aku membelai
rambutnya dan
berkata, “Aku mencintaimu kekasihku sebelum kita
berdekatan , sejak pertama
kulihat engkau.Aku tahu ini
takdir. Kita selalu bersama dan
tidak akan ada yang
memisahkan kita.” “Cintaku padamu wahai kekasih , akan tetap ada
hingga akhir
hidupku , dan setelah mati
“Tangan Tuhan” akan mempersatukan kita kembali.
” Hari ini aku telah bersama pasangan jiwaku yang kucinta,
ia
dan aku menyatu dalam obor
Tuhan yang telah diciptakan
sebelum dunia ada. Tak ada
kekuatan didunia ini dapat mengingkari
kebahagiaanku dengan dirinya,
karena kebahagiaanku lahir dari
pelukan dua roh yang disatukan
dengan sikap saling memahami
dan dipadukan dan dipayungi oleh Cinta kasih. Dalam Damai
dan Kasih-Nya
Kemudian aku tuntun tangannya
yang suci Menuju Altar cahaya
keabadian . Hartono Beny
Hidayat In Colaboration “Perkawinan adalah penyatuan dua jiwa dalam cinta
yang kokoh
untuk menghapuskan
perpisahan.
Ia adalah kesatuan agung yang
terpisah dalam roh. Ia adalah gelang emas dalam sebuah
rantai
yang permulaannya adalah
sebuah pandangan, dan
akhirnya
adalah Keabadian. Ia adalah hujan
suci yang jatuh dari langit tak
ternoda untuk menyuburkan
dan
memberkati ladang-ladang
illahi.”(KG) Impian dan cinta akan saling
memberi satu dengan yang lain,
serupa dengan apa yang
dilakukan matahari ketika
mendekati malam,dan yang
dilakukan bulan ketika mendekati pagi. Terpujilah
cinta yang
mampu mengisi kesepian
manusia,
dan mengakrabkan hatinya
dengan hati manusia lain
Langganan:
Postingan (Atom)

